

![]() |
| Achmad Bakrie |
![]() |
| Aburizal Bakrie (ical) |
Sebagai CEO Grup Bakrie saya harus mengetahui sejarahnya, Bung Karno bilang JASMERAH(jangan sekali-kali melupakan sejarah).Grup Bakrie berdiri pada tahun 1942 di Teluk Betung,Lampung di dirikan oleh Achmad Bakrie dan kakaknya H Abu Yamin dengan nama Bakrie &Brothers General Merchant and Commision Agent, namun pada masa pendudukan Jepang sempat merubah nama menjadi Jasuma Shokai.
Perusahaan ini pada awalnya bergerak di Usaha Dagang (Perdagangan) Karet, Lada dan Kopi.Seiring dengan perjalanan waktu perusahaan ini sekarang telah merambah banyak bidang usaha diantaranya; Perkebunan,Telekomunikasi, Media,Pertambangan, Property, Infrastuktur,dan banyak lagi serta mempekerjakan sekitar 11.000 orang.
![]() |
| Anindya N Bakrie |
Grup Bakrie sebagai perusahaan besar yang sudah berusia 70 tahun (lebih tua daripada RI)dan telah Go Public / mencatatkan namanya di Bursa Efek Indonesia (BEI), barang tentu sudah teruji oleh waktu dan terbukti tangguh dalam menghadapi "belantara persilatan" di dunia bisnis yang "iklim dan cuacanya" terkadang anomali (abnormal) hal ini di buktikan dengan berhasilnya grup ini melewati "tsunami" finansial 1998&2008.
Selain masih eksis hingga sekarang perusahaan ini juga terus berkembang "membentangkan sayapnya serta menancapkan kukunya" merambah berbagai bidang bisnis/usaha, ini merupakan kekuatan dan sisi positif yang dimiliki Grup Bakrie, nenek bilang "jangan menyimpan uang dalam satu keranjang" selain itu Grup Bakrie juga memiliki saham di PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Perusahan tambang ini masuk urutan 4 dari 10 saham perusahaan besar RI versi Forbers Stagnan dan berhasil menembus (masuk) daptar 2.000 perusahaan listed (tercantum) terbesar di dunia dengan mencatat pendapatan sebesar USD4,4 miliar dengan laba bersih USD300 miliar dan asetnya tercatat USD8,8 miliar serta market value-nya USD5,4 miliar versi Forbes,Global 2000.
Dengan kekuatan tersebut saya akan terus mengembangkan /merambah bidang lainnya,tanpa melupakan kewajiban /komitmen menutup dan menanam (menghijaukan) kembali bekas galian yang sudah di tambang dengan konsep Green Economy (menghitung ongkos perusakan lingkungan).
Kekurangan/kelemahan(weaknesses) yang saya lihat adalah cara grup ini membesarkan perusahan dengan hutang (memang hutang bukan hal tabu dalam bisnis) tapi kalau kita lihat ke belakang grup ini 2(dua) kali (1998&2008) masuk dalam pusaran krisis ekonomi (jurang kebangrutan) walaupun pada akhirnya dapat bangkit lagi,seperti pepatah Jepang "jatuh 7(tujuh) kali bangkit 8(delapan) kali".
Sebagai CEO saya akan membuat neraca keuangan perusahaan lebih sehat dengan belajar dari masa lalu agar lebih berhati-hati mengelola hutang dan berusaha mengurangi hutang guna mengurangi/ menurunkan risiko bisnis (mewaspadai "Perfect Storm" pada 2013) serta untuk mendapatkan pembiayaan ekternal dengan biaya lebih rendah bila dibutuhkan kedepannya.
"Bila akar dan batang sudah cukup kuat dan dewasa, dia akan dikuatkan oleh taufan dan badai" -(Pramoedya Ananta Toer)
Selain itu perusahaan sebesar Grup Bakrie baru mempekerjakan sekitar 11.000 orang, menurut saya kontribusi grup ini dalam menyerap lapangan pekerjaan masih terlalu sedikit (memang sih ngurusin orang agak rumit) di tengah tingginya angka pengangguran di Republik ini dan grup ini masih memfokuskan disektor industri berbasis sumber daya alam serta infrastruktur.
Untuk hal ini saya akan mengembangkan industri hilir (turunan) dari usaha komoditi yang dikelola grup ini, tidak hanya untuk membuka lapangan kerja baru tapi juga memberi nilai tambah serta memulai persiapan (antisipasi) program pemerintah mengenai larangan ekspor bahan mentah dari hasil pertambangan (2014), perkebunan dan hasil hutan (rotan;sudah berlaku).
Adapun untuk isu-isu yang menimpa grup ini;untuk urusan pajak saya rasa mudah, dikarenakan perusahaan yang diisukan merupakan perusahaan terbuka yang mengharuskan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) hal ini akan hilang dengan sendirinya {yang membuat isu ini terus bergulir ya politik (dunia penuh intrik) yang sedang dilakoni seorang owner-nya}dan untuk masalah lumpur panas porong (Lapindo) Sidoarjo,Jawa Timur ini lebih rumit lagi, selain masalah politik juga dikarenakan sudah terlalu lama (telah terbentuk opini publik).
Adapun cara mengatasi masalah ini menurut saya dengan melunasi secepatnya sisa berkas jual beli warga yang menjadi bagian perusahaan dan lebih baik lagi kalau bisa menghentikan/menutup semburan, karna menurut saya selama semburan lumpur porong belum berhenti maka isu ini tidak akan pernah berhenti (apalagi kalau Aburizal Bakrie jadi nyapres,bakal lebih rame...:).
"Dan penuhilah Janji, sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggung jawabannya."(Qs. Al-Isra: 34) - “Seorang mukmin bukanlah orang yang suka mencela, bukan orang yang suka melaknat serta bukan orang yang suka bicara jorok dan kotor.”(HR. Bukhari)
"Orang-orang mukmin bukanlah orang yang suka mencela, mengutuk, berbuat keji dan berkata jorok." (HR. Tirmidzi: 1975)
Solusi lain yang saya usulkan untuk menepis isu adalah dengan membangun citra baik grup ini melalui kegiatan positif yang nyata seperti kelestarian lingkungan (environmental sustainability) menghidupkan lagi gerakan menanam pohon (penghijauan) yang dilakukan secara bersama-sama (Grup Bakrie) dan terus-menerus (konsisten) hingga gaungnya terdengar lebih keras lagi, gerakan ini saya namakan "Bakrie Cinta Bumi/Alam".
Sesungguhnya strategi ramah lingkungan bukan hal baru bagi grup ini, Perusahaan Bakrie Telecom (BTEL) yang merupakan bahagian dari kelompok usaha Bakrie telah menjadikan isu lingkungan dan sustainability sebagai strategi perusahaan dengan meluncurkan program "Hijau untuk Negeri" , pada 4 November 2010.
Dan menurut Anindya Bakrie (CEO BTEL), dalam blog nya yang berjudul "Di Dunia Usaha, Ramah Lingkungan itu Menguntungkan". Beliau menulis bahwa environmental sustainability ini mempunyai manfaat bagi perusahaan, antara lain; bisa menambah pendapatan, bisa melakukan penghematan sumberdaya, bisa mencegah kerusakan lingkungan, dan bisa memperbaiki brand perusahaan, serta bisa menginspirasi perusahaan yang lain.
Serta memperbanyak lagi program beasiswa, mensponsori kegiatan olahraga dan kesenian serta budaya.
Khusus untuk kegiatan seni dan budaya saya teringat dengan perkataan N.Riantiarno (pendiri Teater Koma),bahwa beliau mencari pengusaha "gila" yang mau membangun gedung teater yang khusus buat pertunjukan/ pementasan teater(standar internasional) karena di Indonesia gedung seperti itu belum ada, makanya pementasan teater asing selalu melewatkan Indonesia (dari Singapura langsung ke Australia).
Mungkin Grup Bakrie bisa mewujudkannya dengan membangun gedung teater tersebut dengan nama gedung Bakrie Teater Aha (BATERA) selain sebagai fasilitas seni dan budaya, gedung tersebut juga bisa menjadi sarana promosi dari produk BTEL & Bakrie Connectivity.
Kedepannya saya berkeinginan Bakrie Connectivity menggarap bisnis pemasaran (toko/ kedai) online dengan berbasis jejaring sosial, selain untuk memasarkan produk-produk dari Grup Bakrie, juga bisa digunakan oleh orang-orang/ kelompok (grup Band,dll)/ perusahaan/ siapapun yang ingin bertransaksi (jual beli) dengan slogan: "Lo Jual,Gua Beli".
Opportunities atau peluang-peluang lain yang bisa di kembangankan Grup Bakrie dan memiliki potensi, menurut saya ada di beberapa bidang diantaranya; Perfilman, Perbankan, Pangan dan Penerbangan (4P) :
-Perfilman,- Bakrie Film
Perkembangan industri perfillman di Indonesia beberapa tahun ini bisa dibilang membanggakan, paling tidak jika dinilai dalam jumlah produksinya atau kuantitasnya. Buktinya Indonesia termasuk negara penghasil film yang produktif, dengan infrastruktur pasar yang memadai, dan potensi pengembangan yang luas.
Jumlah produksi film Indonesia pertahunnya rata-rata sebanyak 102 judul. Sedangkan India sebanyak 1288, 694(AS), 475(Cina), 45(Australia), 448(Jepang), 253(Rusia), 126(Inggris), 46(Mesir), dan 84(Brazil).
Posisi hingga bulan Maret ini, sebanyak 24film telah dirilis, sedangkan pada Maret tahun lalu hanya 14film.
Saya berkeinginan Grup Bakrie masuk dalam industri ini, tidak hanya jadi penonton tapi juga ikut berkontribusi dalam memproduksi dan mengembangkan perfilman di Indonesia. Selain merupakan industri kreatif, film juga bisa menjadi cerminan budaya suatu bangsa.
- Perbankan,- Bakrie Islamic Bank (BIB)
Selain "reinkarnasi" Bank Nusa Nasional, saya akan "mengawinkan" BIB dengan Bakrie Telecom. Ide dasarnya karna pulsa juga bisa digunakan sebagai alat bayar(bertransaksi), teknis pengembangan selanjutnya nanti kita pikirkan lagi...........
Rasulullah SAW melaknat orang yang mengambil riba, yang menjalani riba dan kedua orang saksi mereka. Beliau bersabda "Mereka semua sama (berdosanya)" (HR. Ahmad)
Bank ini dalam pemberian kredit lebih berfokus pada usaha mikro, tidak hanya menyalurkan kredit tapi juga memberikan pelatihan seperti; pemasaran, membuat laporan keuangan sederhana, meningkatkan kualitas/ mutu produk dll. ".....mau berwirausaha.....gak ada modal....ke Bank Bakrie aja.....! Bank Bakrie hadir guna menciptakan entrepreneur-entrepreneur baru di Indonesia, sebagai wujud bakti dan kecintaan kami pada Negeri".
-Pangan,- Bakrie Food
Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah dan jumlah penduduk yang hampir 240 juta serta merupakan pengkomsumsi 51% food ingredients (bahan baku makanan/bahan ramuan pangan) di ASEAN.Selain mendukung program pemerintah dalam mempercepat hilirisasi industri pangan,juga dapat menyerap tenaga kerja baik secara langsung maupun tidak langsung dan industi ini dapat mempercepat pembangunan Indonesia.
Bisnis ini akan terus bertumbuh kedepannya(bukan hanya di Indonesia tapi juga Asia bahkan dunia),di karenakan makin banyaknya masyarakat urban dan meningkatnya masyarakat kelas menengah.Mereka memiliki pendapatan yang terus meningkat, sehingga daya beli pun bertambah. Mereka juga menyukai produk pangan yang dikemas, praktis dan mudah dalam penanganannya.
Pasangan usia muda yang sama-sama bekerja menyebabkan seorang istri tidak memiliki waktu yang cukup untuk memasak di dapur, maka memasak masakan yang sudah diolah atau makan di luar rumah menjadi gaya hidup masyarakat urban saat ini. dan banyak lagi alasan mengapa Grup Bakrie harus merambah bisnis ini. "Bakrie Food...praktis,cepat,sehat dan bergizi...."
- Penerbangan,-BakrieD'Sky/Kid InSky(KIS)
Menurut riset pasar ditemukan fakta rata-rata pertumbuhan industri penerbangan mencapai 20%-21% per tahun dengan pangsa pasar 80% untuk layanan LCC(Low Cost Carrier) dan 20% untuk Full Service. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi, meningkatnya kelas menengah, negara kepulauan, efesiensi/ kecepatan waktu dan banyak lagi argument mengapa Grup Bakrie harus memiliki bisnis ini.
Berdasarkan fakta tersebut,maka saya akan mengutamakan pangsapasar yang 80% (LCC) dengan menerapkan strategi: hanya beroperasi dengan satu tipe pesawat, optimalkan frekuensi penerbangan dari dan ke destinasi potensial, maksimalkan penjualan tiket online (secara langsung), maksimalan utilisasi jam terbang pesawat, minimalkan ground time/ transit time pesawat, fokus pasar domestik dan fokus untuk mencapai lowest operating cost dengan mengacu pada cost efficiency n' cost effectiveness.
Kedepannya Bakrie D' Sky secara bertahap akan menggunakan pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI), ini yang membedakan dengan airlines lain (termasuk juga Presiden SBY) yang tidak bangga dengan pesawat buatan anak negeri sendiri.Kalau para ekonom Indonesia antek-antek World Bank dan IMF menyebut
pesawat buatan PT. DI ini terlalu mahal dan menyedot investasi terlalu
banyak dan hanya jadi mainannya BJ Habibie, lalu mengapa Korea Selatan
dan Turki mengaguminya setengah mati,bahkan Malaysia menjadikan pesawat buatan PT DI menjadi pesawat kerajaan (SBY tidak!, lebih suka buatan asing sama seperti maskapai lainnya"TERLALU")."Ayo terbang dan berbagi bersama kami..*(always)..Bakrie D'Sky siap melayani penerbangan ke destinasi favorit Anda...!"
*always,disini bermakna; selalu, dimanapun, kapanpun, kemanapun,.....
Adapun ancaman yang akan dihadapi grup ini menurut saya sih yang terbesar ada dari dalam (karena sesungguhnya musuh terbesar kita adalah diri sendiri) dan ini berlaku buat siapa saja, yaitu diantaranya; kesombongan dan keserakahan,Hal ini bahkan sampai dikisahkan dalam kitab suci (Firaun dan
Kharun),cara mengatasinya jangan sombong (tetap rendah hati) dan jangan serakah (mau berbagi) serta "tetap mijak bumi". Seperti perkataan Alm. Achmad Bakrie "Setiap rupiah yang dihasilkan Bakrie, harus bermanfaat bagi orang banyak",karna sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama/ orang lain.
"Jauhilah keharaman. Niscaya kamu menjadi orang yang paling beribadah,
Ridhalah dengan pembagian Allah untukmu. Niscaya kamu menjadi manusia yang paling kaya,
Berbuat baiklah kepada tetanggamu. Niscaya kamu menjadi mukmin sejati,
Sukailah untuk manusia sebagaimana kamu suka untuk dirimu. Niscaya kamu menjadi muslim sejati. Jangan banyak tertawa. Karena banyak tertawa mematikan hati."
(HR-Thabrani shahih )
Kalau ancaman dari luar menurut saya yang perlu diwaspadai adalah perkembangan perekonomian dunia, terutama krisis di Eropa, Amerika dan melambat/ menurunnya pertumbuhan ekonomi China yang di khawatirkan menjadi "Perfect Storm" pada 2013.Dan hal ini biasa dan wajar aja, namanya juga "dunia persilatan" bisnis yang penting "waspada".Seperti kata Donald Trump "If you cannot handle the pressure, don't be an entrepreneur. Go get a job!", maka tetaplah bebas seperti kutipan favorit alm Achmad Bakrie;"Freedom makes opportunities, opportunities makes hope, hope make life and future".
Kita tidak bisa memaksakan semua orang menyukai kita, tapi kita bisa menyukai semua orang. Sebab kontrol ada pada diri kita.Kalau mati sama dengan diam, maka hidup harus terus bergerak, terus berkarya dan berinovasi dengan kreatifitas tanpa henti membangun negeri. Jadilah lokomotiv perekonomian Indonesia.
"Lucky are those who get the opportunity. Brilliant are those who create the opportunity. Winner are those who use the opportunity. Be a winner".(Islamic Thoughts)
Dirgahayu Grup Bakrie yang ke-70 terus berkarya, terbang lebih tinggi lagi (bersama Bakrie D' Sky) ukir prestasi biar jadi kebanggaan anak negeri sebagai wujud bakti dan dedikasi pada ibu pertiwi serta panjang umur agar bisa ber-Rockn'Roll lebih lama lagi, hingga berakhirnya kehidupan di dunla ini (kiamat).
"Ya Allah. Berilah berkah apa yang Engkau rezekikan kepada mereka, ampunilah & belas kasihanilah mereka" (HR: Muslim)
....God Bless You.....Wasallam......Sampai Jumpa....
Sumber:Utopia (dunia khayalan,angan-angan & impian) & hasil NgOmbak (surfing sambil mancing)
Selain "reinkarnasi" Bank Nusa Nasional, saya akan "mengawinkan" BIB dengan Bakrie Telecom. Ide dasarnya karna pulsa juga bisa digunakan sebagai alat bayar(bertransaksi), teknis pengembangan selanjutnya nanti kita pikirkan lagi...........
Rasulullah SAW melaknat orang yang mengambil riba, yang menjalani riba dan kedua orang saksi mereka. Beliau bersabda "Mereka semua sama (berdosanya)" (HR. Ahmad)
Bank ini dalam pemberian kredit lebih berfokus pada usaha mikro, tidak hanya menyalurkan kredit tapi juga memberikan pelatihan seperti; pemasaran, membuat laporan keuangan sederhana, meningkatkan kualitas/ mutu produk dll. ".....mau berwirausaha.....gak ada modal....ke Bank Bakrie aja.....! Bank Bakrie hadir guna menciptakan entrepreneur-entrepreneur baru di Indonesia, sebagai wujud bakti dan kecintaan kami pada Negeri".
-Pangan,- Bakrie Food
Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah dan jumlah penduduk yang hampir 240 juta serta merupakan pengkomsumsi 51% food ingredients (bahan baku makanan/bahan ramuan pangan) di ASEAN.Selain mendukung program pemerintah dalam mempercepat hilirisasi industri pangan,juga dapat menyerap tenaga kerja baik secara langsung maupun tidak langsung dan industi ini dapat mempercepat pembangunan Indonesia.
Bisnis ini akan terus bertumbuh kedepannya(bukan hanya di Indonesia tapi juga Asia bahkan dunia),di karenakan makin banyaknya masyarakat urban dan meningkatnya masyarakat kelas menengah.Mereka memiliki pendapatan yang terus meningkat, sehingga daya beli pun bertambah. Mereka juga menyukai produk pangan yang dikemas, praktis dan mudah dalam penanganannya.
Pasangan usia muda yang sama-sama bekerja menyebabkan seorang istri tidak memiliki waktu yang cukup untuk memasak di dapur, maka memasak masakan yang sudah diolah atau makan di luar rumah menjadi gaya hidup masyarakat urban saat ini. dan banyak lagi alasan mengapa Grup Bakrie harus merambah bisnis ini. "Bakrie Food...praktis,cepat,sehat dan bergizi...."
![]() |
Pesawat N-2130 |
Menurut riset pasar ditemukan fakta rata-rata pertumbuhan industri penerbangan mencapai 20%-21% per tahun dengan pangsa pasar 80% untuk layanan LCC(Low Cost Carrier) dan 20% untuk Full Service. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi, meningkatnya kelas menengah, negara kepulauan, efesiensi/ kecepatan waktu dan banyak lagi argument mengapa Grup Bakrie harus memiliki bisnis ini.
Berdasarkan fakta tersebut,maka saya akan mengutamakan pangsapasar yang 80% (LCC) dengan menerapkan strategi: hanya beroperasi dengan satu tipe pesawat, optimalkan frekuensi penerbangan dari dan ke destinasi potensial, maksimalkan penjualan tiket online (secara langsung), maksimalan utilisasi jam terbang pesawat, minimalkan ground time/ transit time pesawat, fokus pasar domestik dan fokus untuk mencapai lowest operating cost dengan mengacu pada cost efficiency n' cost effectiveness.
![]() |
Pesawat N-2130 |
*always,disini bermakna; selalu, dimanapun, kapanpun, kemanapun,.....
Adapun ancaman yang akan dihadapi grup ini menurut saya sih yang terbesar ada dari dalam (karena sesungguhnya musuh terbesar kita adalah diri sendiri) dan ini berlaku buat siapa saja, yaitu diantaranya; kesombongan dan keserakahan,Hal ini bahkan sampai dikisahkan dalam kitab suci (Firaun dan
Kharun),cara mengatasinya jangan sombong (tetap rendah hati) dan jangan serakah (mau berbagi) serta "tetap mijak bumi". Seperti perkataan Alm. Achmad Bakrie "Setiap rupiah yang dihasilkan Bakrie, harus bermanfaat bagi orang banyak",karna sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama/ orang lain.
"Jauhilah keharaman. Niscaya kamu menjadi orang yang paling beribadah,
Ridhalah dengan pembagian Allah untukmu. Niscaya kamu menjadi manusia yang paling kaya,
Berbuat baiklah kepada tetanggamu. Niscaya kamu menjadi mukmin sejati,
Sukailah untuk manusia sebagaimana kamu suka untuk dirimu. Niscaya kamu menjadi muslim sejati. Jangan banyak tertawa. Karena banyak tertawa mematikan hati."
(HR-Thabrani shahih )
Kalau ancaman dari luar menurut saya yang perlu diwaspadai adalah perkembangan perekonomian dunia, terutama krisis di Eropa, Amerika dan melambat/ menurunnya pertumbuhan ekonomi China yang di khawatirkan menjadi "Perfect Storm" pada 2013.Dan hal ini biasa dan wajar aja, namanya juga "dunia persilatan" bisnis yang penting "waspada".Seperti kata Donald Trump "If you cannot handle the pressure, don't be an entrepreneur. Go get a job!", maka tetaplah bebas seperti kutipan favorit alm Achmad Bakrie;"Freedom makes opportunities, opportunities makes hope, hope make life and future".
Kita tidak bisa memaksakan semua orang menyukai kita, tapi kita bisa menyukai semua orang. Sebab kontrol ada pada diri kita.Kalau mati sama dengan diam, maka hidup harus terus bergerak, terus berkarya dan berinovasi dengan kreatifitas tanpa henti membangun negeri. Jadilah lokomotiv perekonomian Indonesia.
"Lucky are those who get the opportunity. Brilliant are those who create the opportunity. Winner are those who use the opportunity. Be a winner".(Islamic Thoughts)
Dirgahayu Grup Bakrie yang ke-70 terus berkarya, terbang lebih tinggi lagi (bersama Bakrie D' Sky) ukir prestasi biar jadi kebanggaan anak negeri sebagai wujud bakti dan dedikasi pada ibu pertiwi serta panjang umur agar bisa ber-Rockn'Roll lebih lama lagi, hingga berakhirnya kehidupan di dunla ini (kiamat).
"Ya Allah. Berilah berkah apa yang Engkau rezekikan kepada mereka, ampunilah & belas kasihanilah mereka" (HR: Muslim)
....God Bless You.....Wasallam......Sampai Jumpa....
Sumber:Utopia (dunia khayalan,angan-angan & impian) & hasil NgOmbak (surfing sambil mancing)





OK.. semangat berbagi..
BalasHapussukses selalu.
mantap konsepnya
Blogwalking Senja hari
sambil mengundang rekan blogger sekalian
Kumpul di Lounge Event Tempat Makan Favorit
sukses selalu
Salam Bahagia